Sinau

Secara umum ada sedikit pemisahan antara usaha dan belajar dengan cukup usaha saja. Seperti kemarin saya dihubungi teman bahwa web milik temannya sedang turun peringkat. Ini belakangan saya ketahui setelah saya lihat web dalam status aktif. Namun tentu saja peringkat ada dibawah bahkan nyungsep, usut punya usut ternyata saldo habis mungkin melebihi tenggat waktu atauLanjutkan membaca “Sinau”

Kartolo Kabur

Nun dikala tahun 90 an ketika saya masih SD, ada hal yang menarik untuk saya ulas. Namanya Kartolo pekerjaan penjual mie pangsit keliling. Setiap harinya Kartolo mulai menjajakan mie pangsitnya selepas Maghrib. Rute biasanya ke arah timur dari rumahnya. Terus sampai batas desa kali kesek namanya. Entah sudah berapa tahun Kartolo berjualan mie pangsit, yangLanjutkan membaca “Kartolo Kabur”

Sarapan

Saya rasakan kopi pagi ini sungguh nikmat sekali. Musim hujan membawa harapan akan kesuburan. Ya musim ini rumput-rumput depan rumah lebih segar bersanding dengan tanaman lain. Memang sejak hujan pertama di awal bulan Oktober dan sensasi bau tanah yang kering terkena hujan semua berasa ikut jadi segar. Ditambah seperti populasi burung berkicau yang masih lestariLanjutkan membaca “Sarapan”

Dunia Yang Tak Kualami

Jauh sebelum saya beranjak dewasa ketika masih SD iseng iseng diajak teman jual sampah. Namun sampah itu berisi kertas koran dan botol bekas. Bertiga kami bawa ke penampung barang bekas. Setelah ditimbang dan dikalkulasi kami dapat uang sekitar seribuan lebih. Wah uang yang besar untuk ukuran kami saat itu. Uang itu kami gunakan beli jajan,esLanjutkan membaca “Dunia Yang Tak Kualami”

Bedes Yang Berpikir Sebuah Paradoks Eksistensial

Jauh sebelum manusia modern, Bumi sudah dihuni oleh bedes yang memiliki indera pengetahuan. Sebagai makhluk yang berpikir rasional, bedes juga membangun peradaban dan budaya tinggi. Bahkan unggul diberbagai bidang. Bedes bedes ini juga suka adu kekuatan sesama bedes. Hanya bedes yang unggul dan superior yang selalu jadi pemenang. Istilah kaki tangan sudah lama dikenal diperadabanLanjutkan membaca “Bedes Yang Berpikir Sebuah Paradoks Eksistensial”