Pencari Rumput

subuh masih pekat engkau sudah mengikat erat daganganmu ke pasar kau pergi dengan tenang berharap upah bertukar barang daganganmu laris manis manis juga tawamu renyah daganganmu tersumbat engkau marah mengumpat ooooo pencari rumput bersabarlah nasi ikan asin tersedia air kelapa ucapkanlah alhamdulillah segala puji kepada pemilik semesta engkau hanyalah hamba tak patut merengek rengek sedekahLanjutkan membaca “Pencari Rumput”

Menari Angin Menari

Sebenarnya hembusan angin dari mesin kipas angin. Namun sungguh berasa seperti kepala dibasuh air,segar dan membawa kedamaian. Siang ini sehabis bantu istri mengiris telo , aku dipersilahkan tidur. Tapi mata tak terpejam pikir melayang-layang diawang-awang. Teringat akan kenangan seperti kasih tak sampai. Ini bukan soal gagal mengatasi masa lampau. Memori manusia sekalipun terbatas ia masihLanjutkan membaca “Menari Angin Menari”